Jumat, 01 Juli 2011
( Ujian Kenaikan Tingkat ) UKT TS UAD
( Ujian Kenaikan Tingkat )UKT
Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan
Pada Tanggal 28-29 Juni betepatan pada hari selasa sampai rabu Alhamdulillah telah dilaksanakan Ujian Kenaika Tingkat oleh unit 001 Tapak Suci UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN yang bertempat di SDN Panggang 01 Kemalangan Klaten.
Jumat, 29 April 2011
POMDA 2011 di UPN "Veteran" Yogyakarta
Tanggal 28 s.d. 30 Maret 2011
Pomda DIY 2011 telah digelar pada 1-31 Maret 2011 dan diikuti 25 perguruan tinggi se-DIY
Senin, 07 Maret 2011
KEJURNAS Pencak Silat Piala Presiden Atlet Tapak Suci UAD Meraih Medali Perak
Tim Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang dikirim pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi Piala Presiden ke VII Tahun 2011 yang diselenggarakan di GOR Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakara tanggal 23 – 29 Januari 2011 berhasil meraih medali Perak. Medali diraih oleh Ahmad Ibrohim (FAI) dan Adis Saputra (IKM) yang berlaga di Tim Seni Ganda Putra. “Alhamdulillah kita berhasil meraih medali Perak, meski hanya satu yang baru dapat kami persembahkan untuk UAD. Atlet fighting meski menang namun tidak dapat melanjutkan pertandingan berikutnya karena cidera. Insya Allah tahun depan kita akan persiapkan lebih baik lagi,” demikian disampaikan oleh Gatot Sugiharto, S.H., M.H. dosen Pembina Tapak Suci UAD.
Jumat, 05 November 2010
Tapak Suci UAD Raih Juara Umum II
Medali emas diraih pada kelas fighter yang berhasil menyumbangkan 2 emas (1 putra dan 1 putri). Satu emas lainnya disumbangkan dari kelas Seni Putra a.n. Abdul Mukklis Jaelani yang berpasangan dengan Achmad Ibrohim. 5 medali perak, masing-masing disumbangkan dari Seni Putri, Fethear Putra dan Putri, serta Beregu. Berikut nama atlet yang telah mengharumkan nama UAD dikancah Nasional tersebut.:
1. Yahya Zakiyya (PBI /Beregu Putra) Juara II
2. Nidya Dwi Anjarwati (Hukum /Seni Tunggal Bersenjata Putri) Juara II
3. Nidya Dwi Anjarwati (Hukum /Kelas D Putri) Juara I
4. Adys Syaputra (IKM/ Kelas C Putra) Juara I
5. An-Nawawi Akbar (BK/ Beregu Putra) Juara II
6. Na’ita Fauilina (Psikologi/ Kelas C Putri) Juara II
7. Mashitah Sagala (Psikologi/ Kelas A Putri) Juara II
8. Abdul Muklis Jaelani (BSA/ Seni Tunggal Bersenjata Putra) Juara II
9. Suas Robi Cahyadi (IKM/) Beregu Putra) Juara II
10.Achmad Ibrohim (BSA/ Seni Tunggal Tangan Kosong) Juara I
Kamis, 17 Juni 2010
KEILMUAN SENI BEL ADIRI TAPAK SUCI
SEBUAH TINJAUAN SINGKAT
SEBUAH TINJAUAN SINGKAT
Oleh :
M. Barie Irsyad
(Pendekar Besar Tapak Suci)
(Pendekar Besar Tapak Suci)
l. PENDAHULUAN
Ilmu beladiri telah lama dikenal oleh bangsa Indonesia, bahkan berpuluh - puluh tahun sebelum Indonesia merdeka, nenek moyang kita telah mampu meletakkan dasar - dasar keilmuan beladiri. Sebagai warisan budaya bangsa ilmu beladiri akhirnya berkembang pesat, tidak ketinggalan pula di kampung Kauman, beberapa tahun sebelum kelahiran Tapak Suci, berbagai macam aliran telah pula tumbuh dan berkembang dengan pesat., serta melahirkan generasi - generasi penerus ilmu tersebut.
Pada dasarnya, ilmu beladiri terdiri dari dua macam aliran, yaitu :
1. llmu beladiri bardasarkan akal sehat (rasional)
2. Ilmu beladiri berdasarkan rasa (emosi)
Akal berfungsi sebagai wadah penghimpun ilmu Allah yang tidak terbatas, bahkan semakin lama semakin dapat dikembangkan. Ilmu adalah penemuan yang tidak diragukan lagi kebenarannya, dan ditemukan melalui proses uji coba. Ilmu beladiri adalah ilmu untuk kesejahteraan dunia dan akhirat yang berdasarkan prinsip -prinsip beladiri, yaitu membela diri sendiri, dan bila mampu juga dapat membela orang lain. Sedangkan rasa (emosi) jika tidak dikendalikan dapat mematikan akal, sehingga kegiatan yang hanya berdasarkan rasa belaka, semata - mata hanya akan mengumbar nafsu dan emosi manusia.
1. llmu beladiri bardasarkan akal sehat (rasional)
2. Ilmu beladiri berdasarkan rasa (emosi)
Akal berfungsi sebagai wadah penghimpun ilmu Allah yang tidak terbatas, bahkan semakin lama semakin dapat dikembangkan. Ilmu adalah penemuan yang tidak diragukan lagi kebenarannya, dan ditemukan melalui proses uji coba. Ilmu beladiri adalah ilmu untuk kesejahteraan dunia dan akhirat yang berdasarkan prinsip -prinsip beladiri, yaitu membela diri sendiri, dan bila mampu juga dapat membela orang lain. Sedangkan rasa (emosi) jika tidak dikendalikan dapat mematikan akal, sehingga kegiatan yang hanya berdasarkan rasa belaka, semata - mata hanya akan mengumbar nafsu dan emosi manusia.





















